Rapat koordinasi dan Lokakarya Mini Lintas Sektor (LOKMIN)

Rapat koordinasi dan Lokakarya Mini Lintas Sektor (LOKMIN)

Kegiatan Rapat koordinasi dan Lokakarya Mini Lintas Sektor (LOKMIN) Tim Percepatan Pencegahan Penurunan Stunting (TP3S) Tingkat Kecamatan Sintang, diawali dengan registrasi undangan peserta Lokmin, Pembukaan dengan rangkaian menyanyikan lagu Indonesia raya, Sambutan – sambutan dan foto bersama, dilanjutkan break sejenak untuk menikmati snack yang telah disiapkan. Kemudian memsasuki acara inti rapat koordinasi dan Lokmin.Acara inti Lokmin adalah paparan materi – materi yang disampaikan oelah Nara Sumber dan Materi yang disampaikan dalam Lokmin, diantaranya : Plt. Camat Sintang dengan materi Tugas / Peran Tim Percepatan Penanganan Stunting (TP3S) di Kecamatan Sintang. 

  1. Kepala Bidang KB perwakilan dari DKBP3A Kabupaten Sintang dengan materi Mekanisme Pelaksanaan Konvergensi Pencegahan Dan Percepatan Penurunan Stunting Di Desa ( Pe

  2. Disampaikan oleh Kepala Bidang KB dan KS DKBP3A Kabupaten Sintang.

  3. Kepala Puskesmas Sungai Durian dengan Tema Posyandu Garda Terdepan Cegah Stunting Pada Anak

  4. Kepala Puskesmas Tanjung Puri Program Inovasi Pencegahan Penanganan Stunting Tahun 2025

  5. Kepala Puskesmas Dara Juanti dengan tema Evaluasi Pencegahan Stunting.

Dari paparan materi yang disampaikan oleh para nara sumber maka dapat diambil suatu kesimpulan bahwa : 

Penanganan Stunting Bukan hanya menjadi tanggung jawab dari Pemerintah, Dinas Kesehatan, Puskesmas  namun menjadi tanggung jawab konvergensi semua elemen Masyarakat Desa/ Kelurahan Keluarga dan Pihak Swasta sangat diperlukan, Semua berkolaborasi dan bersinergi lintas sektoral untuk atasi stunting wujudkan Indonesia emas 2045. Percepatan Pencegahan Penurunan Stunting dimulai dari :

  1. 1000 hari Pertama Kehidupan (HPK) yaitu mulai dari awal kehamilan hingga usia anak dua tahun, yang mana TP. PKK Kelurahan/ Desa, Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan Posyandu merupakan garda terdepan sebagai ujung tombak dalam penanganan stunting.

  2. Sasaran TP3S adalah terdiri dari 5 pilar ( Ibu hamil, ibu menyusui, Remaja Putri bayi dan Balita).

  3. Adapun inovasi- inovasi yang dilaksankan oleh Puskesmas diantranya :

  • CEMARA ( Cegah Anemia pada Remaja)

  • Kecap Piring ( Konseling terpadu Calon Pengantin, Pencegahan Generasi Stunting)

  • Bumil Cerdas ( Ibu Hamil Cegah dan Sadar Stunting)

  • Katik Stunting ( Kader Aktif Kasus Stunting)

  • Bahrul Mazi ( Penambahan Rutin Langsung Makanan Bergizi)

Sehingga Mencegah Stunting Tidak Hanya Tentang Pemberian Nutrisi, Tetapi Juga Melibatkan  Pendekatan Yang Mendalam Tentang Permasalahan dalam Keluarga. Dengan Mendengarkan, Memahami, Dan Memberikan Dukungan Emosional Yang Penuh Kasih , Kita Dapat Memberikan Solusi Dan Kerja Sama Semua Pihak Dibutuhkan Untuk Menyelesaikan Semua Masalah Itu.